PERGURUAN TINGGI

Kapita Selekta Pendidikan Islam - Pedoman Ilmu Jaya

Kapita Selekta Pendidikan Islam – Pedoman Ilmu Jaya

Sejak berdirinya Republik Indonesia ada dua institusi kuat mewarnai Pendidikan Islam yaitu Departemen Agama dan Departemen Pendidikan dengan konsep terpadu atau kadang-kadang sendiri-sendiri. Teori/konsep diuji dalam praktek dan praktek memberi jawab kepada teori/konsep. Konsep pendidikan pesantren plus dengan santri/murid mondok adalah dianggap yang terbaik sekarang ini, dengan hasil santri/murid fasih materi Islam serta menguasai salah satu atau berbagai disiplin ilmu. Hasil itu adalah hasil uji coba dari beberapa pesantren yang bersedia menyelenggarakan pesantren plus dengan bantuan pemerintah, sedang penyelenggaranya secara formal oleh pemerintah belum diselenggarakan karena pertimbangan biaya yang sangat mahal.

Pendidikan Islam di sekolah-sekolah formal, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta, dengan jam pelajaran terbatas karena murid tidak mondok, maximum kurikulum yang dapat dibebankan adalah 30% materi Islam dan 70% materi umum. Hasilnya masih banyak dikeluhkan kalangan pendidikan yaitu pada jenjang pendidikan yang sama, penguasaan materi Islam sangat jauh di bawah pesantren biasa dan penguasaan materi umum di bawah sekolah umum. Mereka jadi orang yang tanggung, katanya.

Di Sumatra Barat di zaman penjajahan pernah ada satu sekolah swasta yang menyelenggarakan sistem pendidikan semacam pesantren plus yang alumnusnya fasih materi Islam maupun umum, namun ternyata sekolah itu tidak disukai masyarakat sekitar karena dianggap lebih Belanda dari pada Belanda sendiri.